Empat Pilar Konservasi
Kami mengintegrasikan teknologi media dengan kearifan lokal melalui program-program strategis yang berfokus pada ketahanan identitas budaya.
Program Digitalisasi Etnografi
"Program ini merupakan tulang punggung aktivitas yayasan yang berfokus pada perekaman teknis secara mendalam terhadap berbagai ritual, musik, dan tarian tradisional yang berada di ambang kepunahan. Kami mengirimkan tim teknis ke desa-desa adat untuk melakukan perekaman multi-kamera dan audio high-fidelity, yang kemudian diproses menjadi aset arsip nasional."
Ruang Sinema Tradisi
"Melalui Ruang Sinema Tradisi, hasil dokumentasi mentah diolah menjadi karya film dokumenter yang memiliki nilai artistik tinggi. Film-film ini dirancang untuk diputar di festival internasional, forum kebudayaan, dan platform streaming digital guna memberikan panggung bagi seni Riau agar dapat diapresiasi secara lebih luas oleh masyarakat global."
Simposium Praktisi Budaya
"Sebuah forum intelektual dan praktis yang mempertemukan para Maestro (perwakilan senior/tetua) dengan Praktisi Seni muda. Simposium ini bertujuan untuk mendiskusikan tantangan zaman, melakukan re-interpretasi terhadap makna tradisi, serta merumuskan strategi pemberdayaan komunitas seni agar tetap relevan di masa depan."
Pemberdayaan Komunitas Lokal
"Kami percaya bahwa masyarakat adat adalah pemilik sah dari narasi mereka. Program ini memberikan bimbingan teknis dan bantuan perangkat kepada komunitas seni di daerah agar mereka mampu melakukan dokumentasi mandiri terhadap kearifan lokal mereka sendiri, tanpa harus bergantung pada pihak luar secara terus-menerus."
